black shadow

December 19, 2008

Pepaya dan Melon Paling Nikmat

Filed under: Uncategorized

Suatu hari di sebuah desa di bulan Ramadhan, diadakanlah sebuah perayaan untuk mensyukuri hari ulang tahun desa yang bertepatan pada hari itu. Perayaan ulang tahun itu diisi dengan seminar Asma’ul Husna. Sebuah keluarga yang terdiri dari ayah, ibu dan seorang anak diundang ke acara seminar tersebut. Karena seminar Asma’ul Husna diadakan bertepatan pada bulan Ramadhan, makan acara seminar tersebut akan diakhiri dengan buka puasa bersama. Disinilah cerita ini dimulai.

Entah kenapa hari itu sang anak merasakan lapar yang jarang ia rasakan selama menjalankan ibadah puasa, mungkin dikarenakan sahurnya yang sedikit atau dikarenakan sebab yang lain. Disaat mengikuti seminar tersebut sang anak pun berusaha menahan laparnya.Waktu berlalu hingga akhirnya hari beranjak senja, "sebentar lagi akan magrib" begitu fikirnya. Kebetulan didekatnya sudah terdapat nasi kotak yang akan dibagikan untuk buka puasa bersama. Dikarenakan oleh rasa lapar dan hawa nafsunya, ia pun sudah menyisihkan 1 kotak untuk dirinya. karena tempat untuk wanita dan pria terpisah, ayah dan sang anak duduk berdampingan, dan sang ibu berada di tempat wanita.

Singkat kata, adzan magrib sudah berkumandang, setelah membatalkan puasa dengan semangkuk kolak pisang dan segelas air putih, dilaksanakanlah sholat magrib berjamaah yang dilanjutkan dengan buka puasa bersama. Sang anak dengan sigap meraih nasi kotak yang telah disisihkannya.Ketika melihat sang ayah, beliau telah memperoleh nasi kotaknya sendiri, tetapi ketika sang anak melihat sang ibu, sang ibu terlihat tampak kebingungan untuk mencari sekotak nasi untuknya, dikarenakan banyaknya orang yang mengantri untuk mengambil sekotak nasi. Sang anak seketika itu pula teringat akan materi seminar yang baru saja ia ikuti "Allah SWT berfirman dalam hadist qudsi yang berbunyi "Wahai Musa, apabila ada hamba-KU yang berbuat baik kepada kedua orangtuanya sedangkan ia durhaka kepada-KU, maka aku akan tetap memasukkannya kedalam golongan orang-orang yang baik, tetapi apabila ada hamba-KU yang berbuat baik kepada KU tetapi durhaka kepada kedua orang tuanya, maka sesungguhnya ia termasuk golongan orang-orang yang durhaka".

Teringat akan hal itu, dan dengan rasa cinta yang besar terhadap kedua orang tuanya terutama ibunya, sang anak bergegas menghampiri ibunya mengalahkan nafsunya untuk memberikan nasi kotak yang sudah ada ditangannya. Disaat sang ibu menerima sekotak nasi dari anaknya, terlihat kedua mata sang ibu ibu berkaca-kaca dikarenakan sang ibu merasakan cinta anaknya terhadap dirinya. Sang anak berkata "bu, ini nasi kotak untukmu", sang ibu menjawab "apakah ayahmu sudah makan wahai anakku?", sang anak menjawab "sudah ibu", kemudian sang ibu bertanya kembali "apakah engkau sudah makan wahai anakku?", sang anak dengan wajah tersenyum menjawab "sudah ibu", walaupun sang anak tau bahwa tidak ada lagi nasi kotak yang tersisa, yang tersisa hanya sisa-sisa potongan pepaya dan melon.

Melihat kedua orang tuanya sedang menikmati makananya, dan melihat orang-orang disekelilingnya sedang menikmati makanannya, sang anak mengambil 2 buah pepaya potong dan 2 buah melon potong, dan sambil tersenyum sang anak berdoa "Yaa Alloh, maafkanlah hamba, maafkanlah kedua orang tua hamba, sayangilah keduanya, seperti mereka menyayangiku sejak kecil" Hasbunalloh wani’mal wakiil, pada saat itulah sang anak merasakan pepaya dan melon paling nikmat dalam hidupnya

Aku Tidak Lebih Dahulu ke Surga

Filed under: Uncategorized

Aku tidak tahu dimana berada. Meski sekian banyak manusia berada disekelilingku, namun aku tetap merasa sendiri dan ketakutan. Aku masih bertanya dan terus bertanya, tempat apa ini, dan buat apa semua manusia dikumpulkan. Mungkinkah, ah… aku tidak mau mengira-ngira.

Rasa takutku makin menjadi-jadi, tatkala seseorang yang tidak pernah kukenal sebelumnya mendekati dan menjawab pertanyaan hatiku. "Inilah yang disebut Padang Mahsyar," suaranya begitu menggetarkan jiwaku. "Bagaimana ia bisa tahu pertanyaanku," batinku. Aku menggigil, tubuhku terasa lemas, mataku tegang mencari perlindungan dari seseorang yang kukenal.

Kusaksikan langit menghitam, sesaat kemudian bersinar kemilauan. Bersamaan dengan itu, terdengar suara menggema. Aku baru sadar, inilah hari penentuan, hari dimana semua manusia akan menerima keputusan akan balasan dari amalnya selama hidup didunia. Hari ini pula akan ditentukan nasib manusia selanjutnya, surgakah yang akan dinikmati atau adzab neraka yang siap menanti.

Aku semakin takut. Namun ada debar dalam dadaku mengingat amal-amal baikku didunia. Mungkinkah aku tergolong orang-orang yang mendapat kasih-Nya atau jangan-jangan…

Aku dan semua manusia lainnya masih menunggu keputusan dari Yang menguasai hari pembalasan. Tak lama kemudian, terdengar lagi suara menggema tadi yang mengatakan, bahwa sesaat lagi akan dibacakan daftar manusia-manusia yang akan menemani Rasulullah SAW di surga yang indah. Lagi-lagi dadaku berdebar, ada keyakinan bahwa namaku termasuk dalam daftar itu, mengingat banyaknya infaq yang aku sedekahkan.

Terlebih lagi, sewaktu didunia aku dikenal sebagai juru dakwah. "Kalaulah banyak orang yang kudakwahi masuk surga, apalagi aku," pikirku mantap.

Akhirnya, nama-nama itupun mulai disebutkan. Aku masih beranggapan bahwa namaku ada dalam deretan penghuni surga itu, mengingat ibadah-ibadah dan perbuatan-perbuatan baikku. Dalam daftar itu, nama Rasulullah Muhammad SAW sudah pasti tercantum pada urutan teratas, sesuai janji Allah melalui Jibril, bahwa tidak satupun jiwa yang masuk kedalam surga sebelum Muhammad masuk. Setelah itu tersebutlah para Assabiquunal Awwaluun. Kulihat Fatimah Az Zahra dengan senyum manisnya melangkah bahagia sebagai wanita pertama yang ke surga, diikuti para istri-istri dan keluarga rasul lainnya.

Para nabi dan rasul Allah lainnya pun masuk dalam daftar tersebut. Yasir dan Sumayyah berjalan tenang dengan predikat Syahid dan syahidah pertama dalam Islam. Juga para sahabat lainnya, satu persatu para pengikut terdahulu Rasul itu dengan bangga melangkah ke tempat dimana Allah akan membuka tabirnya. Yang aku tahu, salah satu kenikmatan yang akan diterima para penghuni surga adalah melihat wajah Allah. Kusaksikan para sahabat Muhajirin dan Anshor yang tengah bersyukur mendapatkan nikmat tiada terhingga sebagai balasan kesetiaan berjuang bersama Muhammad menegakkan risalah. Setelah itu tersebutlah para mukminin terdahulu dan para syuhada dalam berbagai perjuangan pembelaan agama Allah.

Sementara itu, dadaku berdegub keras menunggu giliran. Aku terperanjat begitu melihat rombongan anak-anak yatim dengan riang berlari untuk segera menikmati kesegaran telaga kautsar. Beberapa dari mereka tersenyum sambil melambaikan tangannya kepadaku. Sepertinya aku kenal mereka. Ya Allah, mereka anak-anak yatim sebelah rumahku yang tidak pernah kuperhatikan. Anak-anak yang selalu menangis kelaparan dimalam hari sementara sering kubuang sebagian makanan yang tak habis kumakan.

"Subhanallah, itu si Parmin tukang mie dekat kantorku," aku terperangah melihatnya melenggang ke surga. Parmin, pemuda yang tidak pernah lulus SD itu pernah bercerita, bahwa sebagian besar hasil dagangnya ia kririmkan untuk ibu dan biaya sekolah empat adiknya. Parmin yang rajin sholat itu, rela berpuasa berhari-hari asal ibu dan adik-adiknya di kampung tidak kelaparan. Tiba-tiba, orang yang sejak tadi disampingku berkata lagi,

"Parmin yang tukang mie itu lebih baik dimata Allah. Ia bekerja untuk kebahagiaan orang lain." Sementara aku, semua hasil keringatku semata untuk keperluanku.

Lalu berturut-turut lewat didepan mataku, mbok Darmi penjual pecel yang kehadirannya selalu kutolak, pengemis yang setiap hari lewat depan rumah dan selalu mendapatkan kata "maaf" dari bibirku dibalik pagar tinggi rumahku. Orang disampingku berbicara lagi seolah menjawab setiap pertanyaanku meski tidak kulontarkan, "Mereka ihklas, tidak sakit hati serta tidak memendam kebencian meski kau tolak."

Masya Allah . murid-murid pengajian yang aku bina, mereka mendahuluiku ke surga. Setelah itu, berbondong-bondong jama’ah masjid-masjid tempat biasa aku berceramah. "Mereka belajar kepadamu, lalu mereka amalkan. Sedangkan kau, terlalu banyak berbicara dan sedikit mendengarkan. Padahal, lebih banyak yang bisa dipelajari dengan mendengar dari pada berbicara," jelasnya lagi.

Aku semakin penasaran dan terus menunggu giliranku dipanggil. Seiring dengan itu antrian manusia-manusia dengan wajah ceria, makin panjang. Tapi sejauh ini, belum juga namaku terpanggil. Aku mulai kesal, aku ingin segera bertemu Allah dan berkata, "Ya Allah, didunia aku banyak melakukan ibadah, aku bershodaqoh, banyak membantu orang lain, banyak berdakwah, izinkan aku ke surgaMu."

Orang dengan wajah bersinar disampingku itu hendak berbicara lagi, aku ingin menolaknya. Tetapi, tanganku tak kuasa menahannya untuk berbicara. "Ibadahmu bukan untuk Allah, tapi semata untuk kepentinganmu mendapatkan surga Allah, shodaqohmu sebatas untuk memperjelas status sosial, dibalik bantuanmu tersimpan keinginan mendapatkan penghargaan, dan dakwah yang kau lakukan hanya berbekas untuk orang lain, tidak untukmu," bergetar tubuhku mendengarnya.

Anak-anak yatim, Parmin, mbok Darmi, pengemis tua, murid-murid pengajian, jama’ah masjid dan banyak lagi orang-orang yang sering kuanggap tidak lebih baik dariku, mereka lebih dulu ke surga Allah. Padahal, aku sering beranggapan, surga adalah balasan yang pantas untukku atas dakwah yang kulakukan, infaq yang kuberikan, ilmu yang kuajarkan dan perbuatan baik lainnya. Ternyata, aku tidak lebih tunduk dari pada mereka, tidak lebih ikhlas dalam beramal dari pada mereka, tidak lebih bersih hati dari pada mereka, sehingga aku tidak lebih dulu ke surga dari mereka.

Jam dinding berdentang tiga kali. Aku tersentak bangun dan Astaghfirullah…, ternyata Allah telah menasihatiku lewat mimpi malam ini.

November 30, 2008

perlahan tapi pasti

Filed under: Uncategorized

aku ingin melangkah menuju mimpiku

menggapai semua kemustahilan yang susah untuk didapatkan

aku akan berusaha semampuku untuk menggapainya

yaitu dengan perlahan tapi pasti

ku ingin cita-cita ku tercapai

semoga smuanya mendukung ku ^^

November 16, 2008

fs knp ??

Filed under: Uncategorized

tmen" d fs gw paa ilang smua …..

kenapa ini ??

huh mls nge ett lg ..

emoticon

friendster !!

Filed under: Uncategorized

ayo dong ..

masa maintenance mulu sh .. ahh lama nh . mau komen"an . huah huah !!

kgen maen fs

huhuhu

ayo cpat balik yahh

emoticon

hmm ..

Filed under: Uncategorized

kurang aph lag nh bwt tugasnya ???

compteur.cc th bwt aph ??? gw ga ngrti

isi yah shoutbox gw..

okayokay .

emoticon

November 12, 2008

Sekolahku

Filed under: Uncategorized

Sekolahku itu adalah SMAN 2 Bekasi yang berada di Jl. Tangkuban Perahu, Bekasi Selatan. Sekolahku ini termasuk sekolah unggulan yang sangat banyak sekali peminatnya. Beribu-ribu murid ingin bersekolah di SMAN 2 Bekasi yang tercinta ini. Sekolah ini banyak diminati para siswa dan siswi karena kualitas pendidikannya yang bagus, lokasinya sangat strategis, dan lain lain.

Hal-hal yang menyebakan SMAN 2 Bekasi berkualitas yaitu kepala sekolah SMAN 2 Bekasi adalah Bapak Suherman yang bijaksana dan di bantu para guru-gurunya yang displin dalam mengajar. SMAN 2 Bekasi masuk pada jam 06.45 wib. Anak-anak yang telat masuk melebihi jam 07.00 wib dilarang masuk ke sekolah. SMAN 2 Bekasi Sangat disiplin sekali terhadap waktu.

SMAN 2 Bekasi sekarang memiliki dua lantai pada gedungnya. Yang kelas satu dan duanya memiliki kelas khusus dan reguler. Di SMAN 2 Bekasi memiliki lab fisika, lab kimia, lab biology, kantin, warung kejujuran, ruang TU, ruang guru, ruang BK, ruang kepala Sekolah, gallery, ruang presentasi, lab komputer, sekretariat eskul, sekretariat OSIS, dan beberapa kamar mandi. Fasilitas internet di sekolah ini juga ada yaitu terdapat di lantai atas di sepanjang koridor dengan mengunakan  fasilitas hotspot, di empat kelas di lantai dua, dan di dua lab komputer.

Di SMAN 2 Bekasi memiliki dua jurusan yaitu IPA dan IPS. Kedua jurusan itu sangat berkualitas di SMAN  2 Bekasi ini. Di sekolah ini memiliki bebagai macam eskul yang masing-masing dari tiap eskulnya sering meraih prestasi di berbagai macam perlombaan. Eskul-eskul di SMAN 2 Bekasi itu diantaranya PMR, PASKIBRA, PRAMUKA, EC, Futsal, Basket, Kipas, Cheers, IKREMA. 

November 11, 2008

Hello world!

Filed under: Uncategorized

Welcome to your new blog. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!

An email has been sent to you giving you details of how to log in to the administration section. From there you can change the design by clicking on the tab MANAGE and then click on the tab THEMES. If you have any questions, ask them in the forums — we are only too willing to help.